Mungkin Tanda Tanya


"Andai aku memiliki Keberanian untuk mengungkapkan"


Kurang bersyukurkah aku ?

Sampai saat inipun bingung, bagaimana bersyukur yang benar itu. Ahhhh, semua penuh tanda tanya, buat otakku sakit. Aku merasa selalu tertinggal dari orang lain. Terkutuklah aku ayah, ibu karena masalah ke'lamban'anku ini berasal dari kalian. Huuu..huuu... dalam diam aku telah durhaka terhadap kalian. Enyahkan tulisan Rhonda Byrne didalam The Secret yang selalu mendengungkan Law of Attraction, Hukum Tarik Menarik di mana impian seseorang akan terwujud apabila ia memikirkan angannya secara simultan dan menyampaikannya pada orang-orang disekitar. Aku (saat ini) memilih bungkam.


Seorang Pendramatisirkah aku ?

Aku kecanduan buku, otakku bergetar hebat apabila sehari saja tidak meraba tubuhnya. Kata per kata membentuk kalimat kemudian paragraf menggairahkan jiwaku. Dari semua sumber selalu berpendapat tetang Buku, beraneka ragam pandangan semuanya benar dan juga (bisa) dibenarkan. Intinya sama. Kini, itu semua rasanya ingin kucampakkan saja, tak menarik lagi.
Semua menolak apabila ada yang ingin mengajaknya ke Psikiater, Ahli Kejiwaan dan profesi sejenisnya. Psikiater dikaitkan dengan Gila, Sarap, Sinting dan mereka tidak mau mendapat 'gelar keramat' tersebut. Sering mengeluh, pikiran kadang kosong, tak tahu harus berbuat apa mungkin (mungkin ya, mungkin) mirip gejalanya dengan si terdahulu. Mengapa harus menyangkal, pasien sakit jiwapun menyangkal dirinya disebut Gila.

Lalu, untuk apa semua ini ?

"Menghadapi hidup yang penuh tanda tanya."
"Nobody knows the trouble i've seen, nobody knows my sorrow."
Mungkin tulisan ini berbau Pesimis, terkuaklah jati diri penulisnya. Sahabatku yang bernama Optimis, tolong jangan jauhi kami ! Kami sangat mendambakan cipratan jiwa semangat anda.





powered by Blogger WordPress by X file